Dari Pekarangan ke Meja Makan: Ibu Farida Tunjukkan Cara Hemat & Sehat Lewat Urban Farming di Desa Krasak
- Jul 07, 2026
- Hindun
GONDANG, DESA KRASAK – Semboyan "Lahan Sempit Bukan Halangan" kembali dibuktikan oleh Ibu Farida, warga Dusun Gondang, Desa Krasak. Dengan penuh syukur, beliau berhasil mengubah lahan pekarangan rumahnya menjadi kebun sayuran mini yang tidak hanya asri dipandang, tetapi juga sangat bermanfaat bagi kebutuhan dapur sehari-hari. Hasil panen cabai, kangkung, bayam, dan tomat dari pekarangannya kini rutin memenuhi meja makan keluarga, mengurangi pengeluaran belanja sayur secara signifikan.
Bagi Ibu Farida, bercocok tanam di rumah bukan sekadar hobi, melainkan bentuk ikhtiar menjaga kesehatan keluarga sekaligus mensyukuri rezeki Allah. "Awalnya cuma iseng menanam sisa-sisa bibit di polybag bekas. Ternyata tumbuh subur! Sekarang tiap pagi bisa petik sayur segar tanpa harus ke pasar. Alhamdulillah, terus tumbuh dengan baik dan tidak sia-sia," ujarnya sambil tersenyum memetik daun bayam.
Dukungan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L)
Kesuksesan Ibu Farida sejalan dengan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang digalakkan Pemerintah Desa Krasak bersama TP PKK. Melalui bimbingan kader seperti Ibu Tutik dari Kelompok Tanjung Sari, warga diajarkan teknik bertanam sederhana, pembuatan kompos dari sampah organik rumah tangga, hingga pola tanam tumpang sari agar lahan sempit tetap produktif sepanjang tahun.
"Ibu Farida adalah contoh nyata bahwa ketahanan pangan itu dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Kami berharap semakin banyak warga yang terinspirasi untuk menghidupkan kembali pekarangannya," kata Ketua TP PKK Desa Krasak, Ibu Yeni Purwanti.
Manfaat Ganda: Ekonomi & Lingkungan
Selain manfaat ekonomi, kebun sayur Ibu Farida juga berkontribusi pada lingkungan. Aktivitas berkebun membantu menyerap air hujan, mengurangi efek panas perkotaan, serta mengelola limbah dapur menjadi pupuk alami. Kepala Desa Krasak, Abdul muin mengapresiasi inisiatif ini sebagai bagian dari gerakan desa mandiri pangan. "Terima kasih Ibu Farida sudah membuktikan bahwa lahan pekarangan adalah aset berharga. Mari kita jadikan Desa Krasak desa yang swasembada sayur-mayur!" pungkasnya.