Terima Kasih Garda Kesehatan Desa: Apresiasi atas Pendampingan Gizi bagi Ananda Sabrina di Dusun Kebonan

  • Jul 06, 2026
  • Hindun

KEBONAN, DESA KRASAK – Upaya pencegahan stunting dan pemenuhan gizi balita di Desa Krasak tidak berjalan sendiri, melainkan merupakan hasil sinergi kuat antara instansi kesehatan profesional dan kader masyarakat. Baru-baru ini, Ananda Sabrina, balita dari Dusun Kebonan, menerima bantuan PMT (Pangan Tambahan Makanan) yang diserahkan langsung oleh Ibu Tutik, kader Posyandu kelompok Tanjung Sari. Momen ini menjadi bukti nyata keberhasilan kerja sama lintas sektor demi kesehatan anak desa.

Dalam pelaksanaannya, program ini didukung penuh oleh Puskesmas Kecamatan Kedungjajang, Bidan Desa, serta Nakes (Tenaga Kesehatan) Desa Krasak. Mereka berperan dalam penyediaan paket PMT bergizi, pemantauan status gizi rutin, serta memberikan edukasi kesehatan kepada orang tua. Sementara itu, Ibu Tutik bertindak sebagai ujung tombak yang memastikan PMT tersebut benar-benar dikonsumsi oleh Ananda Sabrina dengan pendampingan yang hangat dan personal.

Apresiasi Setinggi-Tingginya

Warga setempat, khususnya orang tua Ananda Sabrina, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. "Kami sangat berterima kasih kepada Puskesmas Kedungjajang, Bidan Desa, dan Nakes Desa Krasak yang telah menyediakan fasilitas dan makanan tambahan ini. Tak lupa juga untuk Ibu Tutik yang sudah repot-repot datang dan menyuapi Sabrina dengan sabar. Ini sangat membantu kami dalam menjaga asupan gizi anak," ungkap ibu dari Ananda Sabrina.

Kepala Desa Krasak, abdul muin juga turut mengapresiasi dedikasi para tenaga kesehatan dan kader. "Kesehatan adalah aset utama desa. Terima kasih kepada rekan-rekan dari Puskesmas Kedungjajang, Bidan, dan Nakes Desa yang selalu sigap. Begitu pula untuk Ibu Tutik dan kader lainnya, kalian adalah mitra strategis pemerintah desa dalam membangun keluarga sehat," ujarnya.

Dampak Nyata bagi Kesehatan Balita

Dengan adanya pendampingan ganda—dari sisi medis oleh Nakes/Bidan dan dari sisi sosial oleh Kader—diharapkan Ananda Sabrina dan balita lainnya di Desa Krasak dapat tumbuh optimal, cerdas, dan bebas dari masalah gizi buruk. Kolaborasi ini menjadi model ideal pemberdayaan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan.