Cerdas Beribadah, Sehat Bertubuh: Inovasi Edukasi PTM Lewat Momen Pengajian Rutin di Desa Krasak
- Jul 06, 2026
- Hindun
KRASAK, DESA KRASAK – Pemanfaatan momen keagamaan untuk edukasi kesehatan kembali dilakukan di Desa Krasak. Dalam rangkaian Pengajian Rutin Muslimat dan Fatayat yang berlangsung khidmat di Balai Desa, perwakilan kader desa, Ibu Nanik, mendapat kesempatan khusus untuk menyelipkan materi penting mengenai Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM). Strategi "menyelipkan" ini dinilai sangat efektif karena menjangkau ratusan ibu-ibu secara langsung saat mereka sedang berkumpul dalam kondisi hati yang tenang dan terbuka.
Ibu Nanik menyampaikan bahwa PTM seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan stroke sering disebut sebagai silent killer karena gejalanya tidak terasa hingga stadium lanjut. Melalui penyampaian yang singkat namun padat, beliau mengingatkan jamaah tentang pentingnya deteksi dini melalui Posbindu PTM dan penerapan perilaku CERDIK (Cek kesehatan berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat cukup, Kelola stres).
Respons Positif dari Jamaah Pengajian
Metode edukasi yang disisipkan di sela-sela tausiyah atau setelah pembacaan sholawat ternyata mendapat sambutan hangat. Para jamaah merasa informasi tersebut relevan dengan kehidupan sehari-hari, terutama bagi ibu-ibu yang memasuki usia rentan terhadap penyakit degeneratif. Banyak peserta yang langsung bertanya seputar cara mengukur tekanan darah mandiri dan tanda-tanda awal gula darah tinggi.
"Saya baru tahu kalau sakit gula itu bisa dicegah kalau kita rajin cek sejak muda. Terima kasih Bu Nanik sudah mengingatkan di tengah-tengah pengajian, jadi ilmunya berlipat ganda," ujar Ibu Siti, salah satu jamaah dari Dusun Gondang.
Sinergi Kesehatan dan Keagamaan
Langkah Ibu Nanik ini sejalan dengan program Pemerintah Desa Krasak dan Puskesmas setempat yang mengintegrasikan layanan kesehatan dengan kegiatan sosial keagamaan. Kehadiran tokoh agama seperti Syarifah Fatimatuz Zahro Alaydrus dan pengurus organisasi wanita seperti Ibu Yeni Purwanti (Ketua TP PKK) turut mendukung penuh inisiatif ini. Mereka menyadari bahwa tubuh yang sehat adalah amanah Allah yang harus dijaga agar ibadah tetap optimal.
Kepala Desa Krasak, Abdul muin mengapresiasi kreativitas kader desa. "Ini adalah bentuk inovasi pelayanan kesehatan yang cerdas. Mengedukasi warga di majelis ilmu membuat pesan kesehatan lebih mudah diterima dan diamalkan. Semoga angka kejadian PTM di Desa Krasak dapat terus ditekan berkat kesadaran warganya," pungkasnya.