Teknik Jalan yang Benar Kunci Jantung Sehat: Nakes Akhnuh Hidayatsyah Demo Cara Jalan Santai & Cepat untuk Lansia dan Prolanis

  • Jul 11, 2026
  • Hindun

KRASAK, DESA KRASAK – Sebelum para peserta lansia dan anggota Prolanis Teratai melangkahkan kaki mengikuti rute yang telah ditentukan, sebuah sesi edukasi praktis yang sangat penting dilakukan. Nakes Akhnuh Hidayatsyah mengambil peran sebagai instruktur utama untuk memperagakan secara langsung perbedaan teknik antara jalan santai dan jalan cepat yang aman bagi kesehatan jantung. Demonstrasi ini bertujuan agar warga tidak salah kaprah dalam berolahraga, sehingga aktivitas fisik yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat tanpa membebani kerja jantung secara berlebihan.

Dengan posisi berdiri di depan barisan peserta, Akhnuh dengan jelas mendemonstrasikan postur tubuh yang ideal: punggung tegak, pandangan ke depan, ayunan lengan yang seimbang, serta langkah kaki yang stabil. "Untuk jalan santai, fokus kita adalah relaksasi dan kelancaran aliran darah. Napas harus tetap teratur, tidak boleh sampai ngos-ngosan. Sedangkan untuk jalan cepat, kita tingkatkan sedikit tempo langkahnya untuk melatih kapasitas paru-paru dan jantung, namun tetap dalam batas wajar di mana kita masih bisa berbicara," jelas Akhnuh sambil menunjukkan ritme napas yang tepat.

Pentingnya Memahami Intensitas Olahraga bagi Penderita Kronis

Bagi anggota Prolanis yang memiliki riwayat hipertensi atau diabetes, pemahaman tentang intensitas olahraga sangat krusial. Akhnuh menekankan bahwa "cepat" bukan berarti berlari atau memaksakan diri hingga kelelahan ekstrem. Ia mengajarkan cara memantau denyut nadi sederhana selama berjalan. Jika nadi terasa terlalu kencang atau muncul gejala pusing, peserta diminta segera kembali ke ritme jalan santai atau berhenti sejenak. Edukasi ini disambut antusias karena banyak warga yang sebelumnya menganggap semakin cepat dan lelah semakin baik, padahal bagi lansia, konsistensi dan keamanan adalah prioritas utama.

Respons Positif Peserta dan Dukungan Kepala Desa

Para peserta tampak sangat memperhatikan setiap gerakan yang diperagakan Akhnuh. Beberapa lansia bahkan langsung mempraktikkannya di tempat sebelum memulai rute. Ketua Prolanis Teratai mengungkapkan, "Sekarang kami jadi tahu bedanya. Ternyata ada tekniknya supaya nggak sakit pinggang atau sesak. Terima kasih Pak Akhnuh sudah mengajari dengan detail."

Kepala Desa Krasak, Bapak Abdul Muin, yang turut hadir mengapresiasi pendekatan edukatif ini. "Ini bentuk pelayanan kesehatan yang cerdas. Tidak hanya menyuruh bergerak, tapi diajarkan caranya. Saya yakin dengan panduan Pak Akhnuh, kegiatan jalan santai hari ini akan berjalan aman dan bermanfaat maksimal bagi jantung warga Krasak," ujarnya.

Dengan bekal pengetahuan teknik jalan yang benar dari Nakes Akhnuh Hidayatsyah, diharapkan seluruh peserta dapat menikmati aktivitas fisik dengan lebih percaya diri, aman, dan efektif dalam menjaga kesehatan jantung mereka.