Siap Melayani dengan Hati: Kader Prolanis Teratai Desa Krasak Tingkatkan Kapasitas untuk Pendampingan Pasien Kronis

  • Jul 16, 2026
  • Hindun

KRASAK, DESA KRASAK – Penyakit tidak menular seperti Hipertensi dan Diabetes Melitus (DM) memerlukan penanganan yang konsisten dan terstruktur. Menyadari hal tersebut, kelompok Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) Teratai di Desa Krasak, yang berkolaborasi erat dengan Puskesmas Kedungjajang, kini menunjukkan kesiapan penuh dalam memberikan pelayanan prima bagi para pesertanya. Di garda terdepan program ini adalah para kader kesehatan yang telah dibekali pengetahuan dan keterampilan khusus untuk mendampingi warga dalam menjalani hidup sehat.

Dalam persiapan menghadapi jadwal rutin pemeriksaan bulanan, para kader Prolanis Teratai melakukan refreshing materi mengenai teknik pengukuran tekanan darah dan gula darah yang akurat, serta cara komunikasi efektif untuk memotivasi pasien agar patuh minum obat. "Kami ingin peserta Prolanis merasa nyaman dan tidak canggung saat datang ke posyandu khusus ini. Kader hadir bukan hanya sebagai pemeriksa, tapi sebagai teman curhat dan motivator," ujar salah satu koordinator kader Prolanis Teratai.

Pelayanan Holistik: Fisik dan Mental

Kesiapan kader Prolanis Teratai tidak hanya terlihat dari kemampuan teknis medis dasar, tetapi juga dari pendekatan psikososial. Mereka memahami bahwa penderita penyakit kronis seringkali mengalami stres atau kelelahan mental (burnout) karena harus menjaga pola makan dan minum obat seumur hidup. Oleh karena itu, setiap sesi Prolanis selalu diisi dengan senam kebugaran ringan, edukasi gizi praktis, dan sesi berbagi cerita antar-peserta.

Ibu Satik, salah satu warga Dusun Gondang yang aktif mengikuti Prolanis, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran kader yang ramah. "Dulu saya takut cek gula darah karena sakit jarumnya. Tapi sejak ada kader Prolanis Teratai yang sabar mengajari cara relaksasi dan memberi tahu menu makanan enak tapi rendah gula, saya jadi lebih semangat jaga kesehatan. Kadernya benar-benar siap melayani dengan hati," ceritanya.

Dukungan Pemerintah Desa dan Puskesmas

Kepala Desa Krasak, Bapak Abdul Muin, menegaskan bahwa kesehatan lansia dan penderita penyakit kronis adalah prioritas desa. "Terima kasih kepada Puskesmas Kedungjajang yang terus membina kader-kader kita. Dengan kader Prolanis Teratai yang siap dan kompeten, kami yakin angka komplikasi akibat hipertensi dan DM di Desa Krasak bisa ditekan. Ini adalah bentuk nyata desa peduli kesehatan."

Dengan kesiapan sumber daya manusia yang mumpuni dan dukungan fasilitas yang memadai, Prolanis Teratai Desa Krasak optimis dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan penyakit kronis berbasis masyarakat, memastikan setiap warga tetap produktif dan berkualitas di masa tua.