Siap Hadapi Monev: Desa Krasak Perkuat Validitas Data EPDESKEL dan BUMDes di Bawah Pimpinan Kades Abdul Muin
- Jul 15, 2026
- Hindun
KRASAK, DESA KRASAK – Dalam rangka memastikan kinerja pemerintahan desa berjalan optimal dan transparan, Desa Krasak, Kecamatan Kedungjajang, tengah melakukan persiapan intensif menyambut kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang akan dilaksanakan oleh tim dari Kecamatan maupun Dinas terkait di Kabupaten Lumajang. Persiapan ini mencakup peninjauan ulang kelengkapan administrasi, validasi data EPDESKEL (Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan), hingga laporan pertanggungjawaban keuangan dan kinerja BUMDes.
Kepala Desa Krasak, Bapak Abdul Muin, memimpin langsung rapat koordinasi bersama seluruh perangkat desa, kepala dusun, serta pengurus lembaga kemasyarakatan seperti PKK, Posyandu, dan Karang Taruna. "Kami tidak ingin ada data yang tertinggal atau kurang akurat. Monev ini adalah cermin bagi kami untuk melihat sejauh mana program-program desa telah menyentuh kebutuhan masyarakat," tegasnya dalam arahannya.
Fokus pada Akurasi Data dan Kinerja BUMDes
Salah satu poin utama dalam persiapan ini adalah penyempurnaan instrumen EPDESKEL. Perangkat desa diminta untuk memastikan bahwa setiap indikator pembangunan, mulai dari infrastruktur hingga pemberdayaan masyarakat, telah terdokumentasi dengan baik. Selain itu, evaluasi terhadap BUMDes Terpadu juga menjadi sorotan, mengingat peran strategis badan usaha ini dalam menggerakkan ekonomi lokal dan ketahanan pangan warga.
Tim monev sebelumnya pernah memberikan apresiasi atas transparansi pengelolaan desa, dan kali ini Desa Krasak bertekad untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut. "Kami ingin menunjukkan bahwa Desa Krasak adalah desa yang manageable, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata," tambah Kades Abdul Muin.
Harapan Kades Abdul Muin Menuju Desa Mandiri
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Abdul Muin menyampaikan harapannya yang mendalam terkait hasil monev nanti. Ia berharap bahwa proses evaluasi ini tidak hanya berhenti pada pemberian nilai atau status desa, melainkan menjadi batu loncatan untuk perbaikan berkelanjutan.
"Harapan saya, melalui monev ini, kita bisa mendapatkan masukan konstruktif dari para evaluator. Jika ada kekurangan, kita perbaiki segera. Jika ada kelebihan, kita tingkatkan lagi. Tujuan akhirnya bukan sekadar predikat 'Desa Maju' atau 'Desa Mandiri', tetapi bagaimana warga Desa Krasak benar-benar merasakan dampak positif dari setiap rupiah anggaran desa yang dikelola," pungkasnya dengan penuh semangat.
Dengan kesiapan mental dan administrasi yang matang, Desa Krasak optimis dapat melewati tahapan monev dengan hasil yang memuaskan, sekaligus membuktikan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, efektif, dan melayani.