"Kader Adalah Ujung Tombak": Pesan Kuat NINIK SUMARNI dalam Forum Pemberdayaan Desa Krasak

  • Jun 27, 2026
  • Hindun

KRASAK, DESA KRASAK – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa, Pemerintah Desa Krasak menggelar kegiatan Pemberdayaan Kader Desa yang dihadiri oleh para kader Posyandu, PKK, dan Tim Pendamping Keluarga (TPK). Kegiatan ini menjadi istimewa karena Tenaga Kesehatan (Nakes) profesional, Ninik Sumarni sebagai narasumber utama yang membagikan wawasan mendalam mengenai peran strategis kader di masyarakat.

Dalam sambutannya, Ninik Sumarni menekankan bahwa kader bukan sekadar sukarelawan, melainkan mitra kerja yang setara dengan tenaga medis formal. "Tanpa kader, kami sebagai nakes akan kesulitan menjangkau setiap rumah warga. Kalian adalah mata dan telinga kami di lapangan. Peran kalian sangat penting dalam deteksi dini stunting, pemantauan ibu hamil, hingga edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)," tegasnya di hadapan puluhan kader yang antusias.

Materi Praktis dan Solusi Lapangan

Selain memberikan motivasi, Ninik Sumarni juga menyampaikan materi teknis terbaru terkait protokol kesehatan dan penanganan kasus gizi buruk. Ia mengajak para kader untuk lebih proaktif dalam menggunakan aplikasi pencatatan digital agar data kesehatan warga lebih akurat dan real-time.

"Jangan ragu untuk berdiskusi jika menemukan kasus yang rumit. Kami dari pihak kesehatan siap mendukung penuh setiap langkah yang dilakukan oleh kader Desa Krasak," tambah ninik sumarni

Para peserta pelatihan terlihat sangat serius menyimak materi. Sesi tanya jawab berlangsung hangat, di mana para kader curhat tentang kendala yang sering mereka temui saat melakukan pendampingan di rumah warga, seperti keengganan sebagian keluarga untuk mengubah pola makan atau membawa balita ke Posyandu.

Komitmen Pemdes untuk Dukungan Berkelanjutan

Kepala Desa Krasak,  menyambut baik kolaborasi antara nakes dan kader ini. "Kami berharap melalui pemberdayaan ini, kader-kader Desa Krasak semakin percaya diri dan kompeten. Desa akan terus menyediakan fasilitas dan dukungan anggaran untuk kegiatan-kegiatan positif seperti ini," ujarnya

Salah satu kader senior, Ibu tutik mengaku mendapatkan semangat baru. "Masukannya bu bidan sangat membuka wawasan. Ternyata peran kami dihargai setinggi itu oleh tenaga kesehatan. Ini jadi bahan bakar buat kami untuk lebih rajin lagi melayani warga," ungkapnya.

Kegiatan diakhiri dengan  komitmen bersama untuk mewujudkan Desa Krasak yang sehat dan bebas stunting.