Inklusif dan Merakyat: Tim RKP Desa Krasak Dengarkan Masukan dari RT/RW, PKK, Posyandu, hingga Karang Taruna
- Jul 13, 2026
- Hindun
KRASAK, DESA KRASAK – Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 di Desa Krasak tidak dilakukan secara tertutup di balik meja birokrasi. Sebaliknya, proses ini melibatkan pendekatan partisipatif yang masif melalui tim penyusun yang terdiri dari Bapak Imron, Sekretaris Desa Bapak Dwi Arifin, dan Bapak Ahmad Faisol. Ketiga tokoh kunci ini bergerak aktif menyerap aspirasi langsung dari akar rumput, memastikan bahwa setiap program yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan nyata warga.
Proses penyerapan aspirasi dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan perwakilan dari berbagai unsur masyarakat. Tim menyapa dan berdiskusi intensif dengan Ketua RT dan RW sebagai ujung tombak informasi tingkat dusun, ibu-ibu dari organisasi PKK yang memahami kebutuhan domestik dan kesehatan keluarga, serta Kader Posyandu dan Bidan Desa yang memiliki data akurat mengenai kondisi kesehatan ibu dan anak. Tidak ketinggalan, energi muda dari Karang Taruna juga dilibatkan untuk memberikan perspektif inovatif terkait pengembangan potensi pemuda dan teknologi di desa.
Sinergi Data dan Harapan Warga
"Bapak Imron, Pak Sekdes Dwi Arifin, dan Pak Ahmad Faisol bekerja sangat teliti. Mereka tidak hanya mencatat usulan, tetapi juga memvalidasinya dengan data lapangan," ujar salah satu Ketua RT. Misalnya, usulan perbaikan jalan dari warga diverifikasi kondisinya, sementara kebutuhan gizi dari kader posyandu dicocokkan dengan anggaran PMT yang tersedia. Pendekatan holistik ini memastikan bahwa RKPDes 2027 nanti akan menjadi dokumen yang seimbang antara infrastruktur fisik dan pembangunan sumber daya manusia.
Sekretaris Desa, Bapak Dwi Arifin, menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak. "Kami ingin RKPDes ini milik bersama. Dengan mendengar langsung dari bidan, kader, PKK, hingga karang taruna, kami bisa menyusun prioritas yang lebih tepat sasaran dan adil," jelasnya.
Dukungan Penuh untuk Tim Penyusun
Kepala Desa Krasak, Bapak Abdul Muin, mengapresiasi kerja keras tim penyusun. "Terima kasih kepada Pak Imron, Pak Dwi, dan Pak Faisol yang sudah turun ke bawah. Ini adalah contoh pelayanan publik yang baik: mendengarkan sebelum memutuskan. Saya yakin dengan dasar aspirasi yang kuat ini, Desa Krasak akan melangkah lebih mantap di tahun 2027," pungkasnya.
Dengan semangat keterbukaan dan ketelitian seperti yang ditunjukkan oleh tim penyusun, masyarakat Desa Krasak kini merasa lebih percaya diri bahwa suara mereka didengar dan diakomodasi dalam rencana pembangunan desa mendatang.