Dukungan Gizi Terbaik: Ibu Sarik Salurkan PMT untuk Ananda Kamiludin di Desa Krasak

  • Jul 21, 2026
  • Hindun

KRASAK – Upaya pencegahan stunting dan pemenuhan gizi balita di Desa Krasak terus dilakukan secara konsisten. Kali ini, kader kesehatan desa yang aktif, Ibu Sarik, melakukan kunjungan ke kediaman Ananda Kamiludin untuk menyerahkan Paket Makanan Tambahan (PMT).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program monitoring tumbuh kembang anak yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Krasak bekerjasama dengan kader Posyandu. PMT yang diserahkan berupa makanan kaya protein hewani dan nabati, serta vitamin pendukung, yang dirancang khusus untuk membantu optimalisasi berat badan dan tinggi badan Ananda Kamiludin sesuai standar pertumbuhan.

Selain menyerahkan paket nutrisi, Ibu Sarik juga meluangkan waktu untuk berdiskusi dengan orang tua Ananda Kamiludin. Ia memberikan tips praktis mengenai pola makan sehari-hari, pentingnya ASI eksklusif (jika masih relevan), serta cara mengenalkan berbagai jenis makanan sehat agar anak tidak bosan.

"Alhamdulillah, respon dari keluarga Ananda Kamiludin sangat positif. Mereka antusias menerima arahan dan berkomitmen untuk menerapkan pola makan sehat di rumah," kata Ibu Sarik. "Harapan kami, dengan bantuan PMT ini, grafik pertumbuhan Kamiludin bisa terus meningkat dan ia tumbuh menjadi anak yang sehat serta cerdas."

Orang tua Ananda Kamiludin menyampaikan rasa syukur atas perhatian tersebut. "Terima kasih banyak kepada Ibu Sarik dan Desa Krasak. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dalam memenuhi kebutuhan gizi Kamiludin. Kami jadi lebih semangat untuk menjaga kesehatannya," ujarnya.

Pemerintah Desa Krasak melalui Kepala Desa menegaskan bahwa intervensi gizi seperti ini akan terus digulirkan kepada balita yang membutuhkan di seluruh dusun. "Kader seperti Ibu Sarik adalah aset berharga desa. Dedikasi mereka dalam mendampingi keluarga-keluarga muda adalah wujud nyata desa tangguh dan peduli kesehatan," tutupnya.

Dengan adanya pendampingan intensif dari kader, diharapkan angka stunting di Desa Krasak dapat ditekan secara signifikan demi masa depan generasi penerus yang lebih baik.