Dengan Penuh Kesabaran, Kader TPK Ibu Aisyah Edukasi Catin di Dusun Mangli Demi Generasi Sehat

  • Jun 29, 2026
  • Hindun

KRASAK, DESA KRASAK – Persiapan pernikahan bukan hanya soal gedung dan undangan, tetapi juga kesiapan fisik dan mental calon pengantin (catin) untuk membangun keluarga sehat. Di Dusun Mangli, Desa Krasak, upaya ini digalakkan melalui pendampingan intensif oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK). Salah satu kader yang tampil menonjol dengan pendekatan penuh kesabaran adalah Ibu Aisyah.

 Ibu Aisyah melakukan kunjungan rumah ke kediaman salah satu pasangan catin di dusun tersebut. Dengan gaya komunikasi yang lembut dan tidak menggurui, Ibu Aisyah memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan pra-nikah, konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi calon pengantin wanita, serta pemahaman tentang risiko stunting sejak dini.

Pendekatan Sabar dan Edukatif

"Tujuan kami bukan untuk menakut-nakuti, tapi menyadarkan bahwa menjadi orang tua itu butuh persiapan matang, terutama dari sisi gizi dan kesehatan," ungkap Ibu Aisyah saat ditemui usai sesi pendampingan. Ia menjelaskan materi dengan bahasa yang mudah dimengerti, bahkan sesekali diselingi candaan agar suasana tidak kaku.

Pasangan catin yang didampingi tampak antusias menerima penjelasan tersebut. Mereka merasa lebih tenang dan siap menghadapi fase baru kehidupan karena telah memahami apa yang harus dilakukan sebelum dan sesudah menikah. "Awalnya kami bingung harus mulai dari mana, tapi setelah dijelaskan Bu Aisyah dengan sabar, jadi punya panduan jelas. Terima kasih banyak atas bimbingannya," ujar salah satu calon pengantin.

Peran Strategis Kader TPK

Kepala Desa krasak menekankan pentingnya peran kader seperti Ibu Aisyah. "Pendampingan catin adalah garda terdepan pencegahan stunting. Dengan kesabaran dan ilmu yang dimiliki kader TPK, kita bisa memastikan bahwa setiap keluarga baru di Desa Krasak dimulai dengan fondasi kesehatan yang kuat. Ini investasi jangka panjang bagi desa," pungkasnya.

Melalui dedikasi Ibu Aisyah dan rekan-rekan kader TPK lainnya, Desa Krasak terus berupaya memutus mata rantai stunting dan mewujudkan generasi emas yang berkualitas, dimulai dari persiapan calon pengantin yang tepat.