Bernapas Lebih Lega: Warga Desa Krasak Ikuti Senam Asma untuk Tingkatkan Kesehatan Paru-Paru

  • Jul 06, 2026
  • Hindun

KEBONAN/RS MULU, DESA KRASAK – Kesehatan pernapasan menjadi fokus penting bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat asma. Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan mengendalikan gejala asma, Ibu Tutik, kader Posyandu dari Dusun Kebonan, bersama sejumlah warga Desa Krasak lainnya, aktif mengikuti kegiatan Senam Asma yang diselenggarakan di RS Mulu.

Senam Asma bukan sekadar olahraga biasa, melainkan kombinasi gerakan fisik ringan dengan teknik pernapasan khusus (seperti napas diafragma dan bibir mengerucut). Gerakan-gerakan ini dirancang untuk memperkuat otot-otot pernapasan, melancarkan aliran udara di paru-paru, serta membantu penderita asma mengelola napasnya saat beraktivitas sehari-hari.

Manfaat Nyata Senam Asma

Menurut para instruktur kesehatan di RS Mulu( muhamadiyah lumajang) rutin melakukan Senam Asma dapat mengurangi ketergantungan pada obat pereda cepat, meningkatkan stamina, dan menurunkan tingkat kecemasan akibat sesak napas. "Dengan gerakan yang terukur, pasien asma belajar bagaimana mengatur ritme napas agar tidak tersengal-sengal. Ini sangat bermanfaat untuk jangka panjang," jelas petugas medis RS Mulu.

Ibu Tutik mengungkapkan bahwa beliau mengikuti senam ini tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk mendapatkan pengetahuan baru yang bisa dibagikan kepada warga lansia atau penderita asma di Dusun Kebonan. "Ternyata ada tekniknya sendiri supaya napas lebih lega. Saya ingin mengajak ibu-ibu lain di posyandu untuk mencoba jika mereka punya keluhan serupa," ujarnya.

Dukungan Pemerintah Desa

Pemeri tah desa krasak mendukung penuh inisiatif warganya untuk menjaga kesehatan melalui metode non-farmakologi seperti senam. "Pencegahan adalah kunci. Jika warga kita sehat parunya, produktivitas desa akan meningkat. Terima kasih kepada RS Mulu yang telah memfasilitasi kegiatan positif ini," ungkapnya.

Melalui partisipasi dalam Senam Asma, warga Desa Krasak menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya manajemen penyakit kronis secara mandiri dan proaktif.