Kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB) “Melati” Dusun Gondang, Desa Krasak: Edukasi dan Stimulasi untuk Tumbuh Kembang Balita
- Feb 13, 2026
- Hindun
Krasak, Jawa Timur — Pemerintah Desa Krasak bersama kader kesehatan dan Posyandu BKB “Melati” Dusun Gondang kembali menggelar kegiatan rutin Bina Keluarga Balita (BKB) di Balai Dusun setempat. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan orang tua, terutama ibu dengan balita usia 0–5 tahun.
Program BKB Melati bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada orang tua dalam pengasuhan serta stimulasi tumbuh kembang anak balita sesuai tahapan usianya. Dalam sesi penyuluhan, para kader mengingatkan pentingnya pola asuh yang tepat, gizi seimbang, serta stimulasi sederhana yang bisa dilakukan di rumah, termasuk bermain sambil belajar yang sesuai perkembangan anak usia dini.
Kegiatan ini dimulai dengan pengukuran status tumbuh kembang balita oleh kader, seperti pengukuran berat dan tinggi badan, serta pencatatan pada Kartu Kembang Anak (KKA). Setelah itu, dilakukan sesi edukasi interaktif mengenai pemberian ASI eksklusif, gizi ibu dan balita, serta langkah-langkah stimulasi perkembangan motorik dan bahasa anak. Para peserta terlihat antusias mengikuti arahan kompeten dari kader BKB yang didampingi petugas kesehatan dari puskesmas setempat.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai orang tua. Saya mendapat banyak ilmu bagaimana merangsang anak agar tumbuh cerdas dan sehat,” ujar salah seorang ibu peserta yang membawa balitanya ke acara tersebut.
Kepala Desa Krasak menyatakan bahwa program BKB Melati di Dusun Gondang merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam mendukung kualitas pengasuhan keluarga serta mencegah masalah tumbuh kembang anak, termasuk stunting sejak usia dini. Pemerintah desa juga berencana menjadwalkan kegiatan BKB rutin setiap bulan, melibatkan semua kader posyandu, tokoh masyarakat, serta pendamping dari puskesmas untuk memastikan keberlanjutan program
Program Bina Keluarga Balita (BKB) sendiri adalah program yang dikembangkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk membantu orang tua dalam peran pengasuhan balita melalui edukasi, stimulasi perkembangan, dan pemantauan kesehatan anak usia 0-5 tahun.