Iuran Rutinan Rukem Dusun Gondang RT 01 RW 10 Setiap Malam Rabu, Bentuk Gotong Royong Warga

  • May 28, 2026
  • Hindun

LUMAJANG - Warga Dusun Gondang RT 01 RW 10, Desa Krasak, Kecamatan Kedungjajang kembali menggelar iuran rutinan “Rukun Kematian” atau Rukem, Rabu malam. Kegiatan yang dilaksanakan setiap malam Rabu ini jadi wujud nyata gotong royong dan kepedulian antarwarga.

 

*Dilaksanakan di Rumah Warga Secara Bergilir*  

Rutinan Rukem malam ini bertempat di rumah Bapak Samsul, Ketua RT 01 RW 10. Sejak pukul 19.30 WIB, bapak-bapak warga sudah berkumpul di teras rumah. Acara dimulai dengan pembacaan tahlil dan doa bersama untuk mendoakan ahli kubur serta keselamatan warga Dusun Gondang.

 

Setelah doa, dilanjutkan dengan agenda utama yaitu penarikan iuran Rukem. Setiap kepala keluarga menyetor iuran sebesar Rp2.000. Uang yang terkumpul dicatat oleh bendahara dan disimpan sebagai kas duka.

 

*Dana untuk Membantu Warga yang Berduka*  

Ketua RT 01 RW 10, Bapak Samsul, menjelaskan iuran Rukem digunakan untuk membantu warga yang mengalami musibah kematian. “Kalau ada warga yang meninggal, kas Rukem ini langsung dipakai untuk beli kain kafan, peti, tenda, dan kebutuhan tahlilan. Jadi keluarga yang berduka tidak terbebani biaya,” jelasnya.

 

Selain itu, warga yang hadir juga otomatis ikut kerja bakti saat ada warga meninggal. Mulai dari menggali kubur, mengantar jenazah, hingga membantu tahlilan selama 7 hari. Semua dilakukan bersama-sama tanpa diminta.

Perkuat Kerukunan dan Solidaritas  

Warga mengaku iuran rutinan Rukem sangat bermanfaat. Selain meringankan beban keluarga duka, kegiatan ini juga jadi ajang silaturahmi. Sambil menunggu giliran iuran, warga ngobrol santai membahas kondisi lingkungan, keamanan, hingga rencana kerja bakti kampung.

 

Iuran rutinan Rukem di Dusun Gondang RT 01 RW 10 ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama. Kegiatan selesai pukul 21.00 WIB.

 

Tradisi iuran Rukem setiap malam Rabu ini membuktikan bahwa semangat gotong royong masih kuat mengakar di Dusun Gondang Desa Krasak. Dari iuran kecil, lahir kepedulian besar untuk sesama.